Ria Norsan Bantah Isu “800 PL”, Sebut Sebagai Fitnah dan Upaya Jatuhkan Dirinya

 

LPI News - Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menanggapi kabar yang beredar di sejumlah media sosial dan platform daring yang menyebutkan adanya dugaan penguasaan sekitar 800 proyek penunjukan langsung (PL) oleh tim Airlangga di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar pada 2026. Ia secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa informasi itu tidak benar serta merupakan fitnah terhadap dirinya sebagai kepala daerah.

Gubernur Ria Norsan menyampaikan bahwa kabar tersebut tidak memiliki dasar fakta yang kuat dan berkembang ke arah yang menyesatkan publik. Ia menilai pemberitaan semacam itu dilandasi oleh rasa iri atau sakit hati dari pihak tertentu yang tidak berhasil menjatuhkan dirinya dalam jabatannya sebagai Gubernur Kalbar.

Menurut Ria Norsan, “Itu tidak benar dan merupakan fitnah yang keji. Mungkin karena tidak bisa menjatuhkan saya sebagai gubernur, sekarang isu itu dialihkan dengan menyeret-nyeret anak saya.”

Ia juga menyampaikan bahwa penyebaran kabar hoaks semacam itu telah menimbulkan kekhawatiran dan dampak terhadap kehidupan pribadi serta keluarganya, karena dirinya kerap menerima ancaman melalui media sosial dan pesan dari nomor yang tidak dikenal. Namun demikian, Ria Norsan menegaskan bahwa ia tetap fokus pada tugas pemerintahan dan pembangunan daerah, serta menyerahkan penyelesaian isu tersebut kepada mekanisme hukum yang berlaku di Indonesia. 

Post a Comment for "Ria Norsan Bantah Isu “800 PL”, Sebut Sebagai Fitnah dan Upaya Jatuhkan Dirinya"