Kultum Subuh di Singkawang, Gubernur Norsan Ajak Syukuri Nikmat Nafas dan Kesehatan

 

LPI News ~ Singkawang – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya rasa syukur dalam kultum subuh yang digelar di Masjid Agung Kota Singkawang, Selasa (3/3/2026).

Di hadapan jemaah yang memadati masjid, Ria Norsan mengajak umat Islam untuk tidak hanya mensyukuri rezeki dalam bentuk materi, tetapi juga nikmat kesehatan serta nafas yang diberikan Allah SWT setiap saat tanpa henti.

Dalam tausiyahnya, ia membagikan pengalaman pribadi ketika terpapar COVID-19 beberapa tahun lalu, di mana ia harus menjalani perawatan intensif dan bergantung pada bantuan oksigen.

“Saat saya dirawat, saya benar-benar merasakan bagaimana berharganya satu tarikan nafas. Biaya oksigen selama tiga hari saja bisa lebih dari Rp3 juta. Kalau kita hitung sejak lahir sampai sekarang, berapa besar nilai oksigen yang sudah kita hirup secara gratis?” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa pengalaman tersebut menjadi refleksi mendalam tentang besarnya nikmat yang sering kali tidak disadari manusia.

“Sering kali kita sibuk menghitung kekurangan harta, tapi lupa menghitung nikmat sehat yang setiap hari kita rasakan,” lanjutnya.

Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya cara pandang dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Untuk urusan dunia, ia mengajak masyarakat agar melihat kepada yang lebih kekurangan sehingga dapat menumbuhkan rasa syukur dan terhindar dari sifat iri hati.

“Kalau urusan dunia, lihatlah ke bawah supaya kita bersyukur. Tapi kalau urusan ibadah, lihatlah ke atas. Lihat orang-orang yang usianya sudah lanjut tapi tetap semangat ke masjid. Itu harus jadi cambuk bagi kita yang masih muda,” ujarnya.

Memasuki fase pengampunan di bulan suci Ramadan, Ria Norsan juga mengingatkan jemaah agar menjaga diri dan keluarga dari api neraka sebagaimana perintah Allah dalam QS. At-Tahrim ayat 6.

Ia turut mengajak masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari.

“Ramadhan ini bulan penuh bonus. Amalan sunnah nilainya seperti wajib, dan amalan wajib dilipatgandakan sampai 70 kali lipat. Jangan sampai kita sia-siakan kesempatan besar ini,” tegasnya.

Mengakhiri kultum, ia mengingatkan bahwa usia manusia merupakan rahasia Allah SWT dan kematian dapat datang kapan saja tanpa diketahui.

“Hari ini kita mungkin mengantar saudara kita ke liang lahat. Siapa yang bisa menjamin besok bukan kita yang diantar?” pungkasnya.

Kultum subuh tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan mendapat respons positif dari para jemaah yang hadir, sekaligus menjadi pengingat penting untuk memperkuat iman dan meningkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadan.

#LPINews

Post a Comment for "Kultum Subuh di Singkawang, Gubernur Norsan Ajak Syukuri Nikmat Nafas dan Kesehatan"