Landak Pusat Informasi, LPI News – Balikpapan, 5 Mei 2026 – Prestasi membanggakan berskala regional berhasil disabet Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dalam penganugerahan Awarding Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Kalimantan Tahun 2026. Di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan, Bumi Khatulistiwa menyapu bersih gelar Terbaik I pada dua kategori sekaligus, yakni Entrepreneur Government melalui Pembiayaan Kreatif (Creative Financing) serta Pengendalian Inflasi Daerah se-Kalimantan. Penghargaan tingkat nasional dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut diserahkan langsung oleh Mendagri Tito Karnavian di Platinum Hotel Balikpapan pada Selasa malam (5/5/2026).
Gubernur Ria Norsan mengungkapkan bahwa kesuksesan memborong dua penghargaan bergengsi ini merupakan hasil dari sinergi dan kerja keras bersama antara birokrasi serta seluruh elemen warga Kalbar. Menurutnya, apresiasi dari pemerintah pusat ini menjadi bukti konkret akan efektivitas jajaran Pemprov Kalbar dalam mengeksekusi kebijakan strategis daerah, khususnya dalam memelihara stabilitas makroekonomi. Norsan optimistis pencapaian ini akan menjadi dorongan moral bagi jajarannya untuk terus menghadirkan terobosan dan meningkatkan mutu pelayanan publik di masa mendatang.
Ketangguhan Kalbar dalam mengendalikan laju inflasi menjadi variabel vital yang mengantarkan daerah ini ke tangga juara di tingkat regional. Setelah sebelumnya berhasil menekan inflasi di zona aman pada level 1,85 persen sepanjang tahun 2025, Pemprov Kalbar bergerak tanggap dalam meredam lonjakan harga pada awal tahun 2026 yang sempat bergejolak di angka 3,0 hingga 3,3 persen akibat lonjakan permintaan saat Ramadan, Idul Fitri, Imlek, dan Cap Go Meh. Intervensi taktis seperti pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), gelar operasi pasar berkelanjutan, serta percepatan distribusi beras SPHP berkolaborasi dengan Bulog terbukti ampuh mengamankan daya beli warga sekaligus menekan angka kemiskinan.
Kinerja positif tersebut berbanding lurus dengan geliat indikator makroekonomi Kalimantan Barat yang terus merangkak naik berkat gelombang investasi dan akselerasi digitalisasi. Laju pertumbuhan ekonomi Kalbar mencatatkan tren penguatan dari 5,00 persen pada tahun 2024 menjadi 5,59 persen pada 2025, dan diproyeksikan bakal konsisten terjaga di atas 5 persen sepanjang tahun 2026. Transformasi digital pada sektor UMKM menjadi penopang utama perekonomian, yang ditandai dengan melonjaknya adopsi QRIS hingga 76 persen, kenaikan transaksi e-commerce sebesar 33,82 persen, serta pertumbuhan penyaluran kredit bagi pelaku UMKM yang mencapai 2,67 persen.
Berbagai koordinasi dan sinergi kebijakan ekonomi tersebut memberi dampak nyata pada pemulihan indikator kesejahteraan sosial, meski perbaikan sektor ketenagakerjaan tetap menjadi fokus perhatian Pemprov Kalbar. Lewat penguatan pangan lokal dan program intervensi gizi, tingkat kemiskinan di Kalbar sukses dipangkas dari 6,25 persen pada tahun 2024 menjadi 6,16 persen pada tahun 2025. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka yang masih berada pada posisi 4,23 persen di tahun 2025 akan terus diintervensi oleh pemerintah daerah melalui pemanfaatan dana CSR perusahaan serta pembukaan lapangan kerja baru berbasis UMKM secara masif.
#LpiNews #landakpusatinformasi

Post a Comment for "Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Kalbar Didapuk Jadi Provinsi Paling Berprestasi di Kalimantan"
Bagaimana Menurut Anda?