Dekatkan Pelayanan Publik hingga ke Pedalaman, Gubernur Ria Norsan Buka GMD ke-4 dan Luncurkan Sandi Desa di Serimbu

Landak Pusat Informasi, LPI News – Landak, 29 Agustus 2026 – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat pemerataan pembangunan dan pelayanan publik hingga ke pelosok daerah. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meresmikan secara langsung kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-4 yang diselenggarakan di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, pada Sabtu (29/8/2026). Perhelatan ini digelar sebagai langkah konkret pemerintah dalam memangkas jarak pelayanan serta menjaring aspirasi warga pedalaman.

Agenda yang disambut hangat oleh warga setempat ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Landak, perangkat desa, instansi terkait, hingga elemen masyarakat. Norsan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang berkolaborasi dalam menyukseskan program kerja terpadu tersebut.

Dalam sambutannya, Norsan menegaskan bahwa agenda GMD bukan sekadar ajang seremonial belaka, melainkan komitmen nyata dalam menghadirkan kemudahan bagi warga desa.

Hari ini kita hadir di Desa Serimbu bukan sekadar melaksanakan sebuah acara, tetapi untuk membawa pelayanan lebih dekat kepada masyarakat, mendengarkan kebutuhan warga, sekaligus mempertemukan potensi desa dengan dukungan pemerintah dan para mitra pembangunan,” kata Norsan.

Norsan menguraikan bahwa filosofi utama dari program keliling desa ini berorientasi pada kepuasan masyarakat yang dikunjungi.

Motto Gema Membangun Desa adalah bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di desa yang kita kunjungi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur turut menyoroti peluncuran Sistem Analisis Data Kehendak Desa (Sandi Desa). Menurutnya, inovasi berbasis data ini akan menjadi pijakan utama pemerintah dalam memetakan profil, kebutuhan riil, hingga potensi ekonomi setiap desa secara presisi.

Data bukan sekadar angka, tetapi menjadi dasar bagi kita untuk menentukan apa yang harus kita lakukan dan kita perbuat untuk pembangunan di desa tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Norsan memandang Desa Serimbu memiliki peran vital sebagai pusat aktivitas ekonomi, kebudayaan, dan pelayanan masyarakat di pedalaman Kecamatan Air Besar. Keanekaragaman komoditas lokal seperti madu hutan, kopi, pangan daerah, UMKM, hingga daya tarik pariwisata dan budaya diimbau untuk terus digali guna mendongkrak perekonomian warga.

Mengenai usulan dan masukan warga yang mengemuka dalam sesi dialog interaktif, Norsan memastikan seluruh masukan akan didokumentasikan untuk penganggaran tahun mendatang.

Setiap aspirasi yang muncul dalam dialog nanti akan kita catat dan pilah sesuai kewenangan, kemudian kita tindak lanjuti secara terukur. InsyaAllah akan menjadi bahan dalam penyusunan anggaran pembangunan tahun 2027,” katanya.

Selain menyediakan berbagai pos pelayanan publik terpadu, GMD ke-4 di Serimbu juga dimeriahkan dengan kompetisi olahraga, permainan tradisional, dan panggung hiburan rakyat. Norsan pun mengajak seluruh warga untuk ikut serta menyemarakkan rangkaian agenda tersebut sebagai sarana mempererat silaturahmi antara pejabat dan rakyat.

Ia memformulasikan bahwa keberadaan pemerintah harus dapat disentuh langsung oleh warga di tingkat tapak guna menyelesaikan berbagai persoalan riil di lapangan.

Silakan sampaikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Jika itu kewenangan pemerintah kabupaten akan ditindaklanjuti pemerintah kabupaten, dan jika menjadi kewenangan provinsi maka akan kami tindak lanjuti,” tegas Norsan.

Melalui program GMD ini, Pemprov Kalbar memantapkan komitmen agar pembangunan, pemenuhan layanan dasar, serta pemberdayaan ekonomi dapat menjangkau desa-desa terpencil secara merata dan tepat sasaran.

#LpiNews #landakpusatinformasi

Post a Comment for "Dekatkan Pelayanan Publik hingga ke Pedalaman, Gubernur Ria Norsan Buka GMD ke-4 dan Luncurkan Sandi Desa di Serimbu"