Landak Pusat Informasi, LPI News – Landak, 30 Agustus 2026 – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen menindaklanjuti berbagai keluhan infrastruktur dasar yang disampaikan masyarakat Desa Serimbu dan wilayah sekitarnya di Kabupaten Landak. Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara langsung merespon usulan warga terkait penanganan akses jalan, perbaikan jembatan gantung, fasilitas air bersih, hingga sarana pendidikan dalam tatap muka kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) ke-IV di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar.
Ajang dialog yang difasilitasi Pemprov Kalbar tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyuarakan secara mendetail berbagai kebutuhan vital penunjang aktivitas perekonomian dan layanan masyarakat di kawasan pedalaman Landak.
Menjawab masukan warga bernama Franciscus mengenai kepastian pembangunan ruas jalan Serimbu-Bengkayang, Norsan menerangkan bahwa pengerjaan fisik akses tersebut saat ini berjalan dari arah Kabupaten Bengkayang.
“Kalau jalan yang kita bangun menuju Serimbu dari Kabupaten Landak, kita bangun dari Bengkayang, Suti Semarang, menuju ke Serimbu. Titik nolnya dari Bengkayang menuju Serimbu, bukan dari Serimbu ke Bengkayang,” kata Ria Norsan.
Norsan menguraikan bahwa pengalokasian anggaran untuk proyek jalan tersebut telah menggelontorkan dana sekitar Rp12 miliar. Ia mengimbau warga untuk bersabar hingga seluruh tahapan pengerjaan tersambung secara menyeluruh.
“Kita sudah bangun dari Bengkayang, Suti Semarang, nanti akan menuju ke Serimbu. Tinggal Bapak menunggu sampai selesai,” ujarnya.
Mengenai persoalan krisis air bersih, Gubernur menyiapkan skema pemanfaatan gravitasi yang bersumber dari wilayah perbukitan guna mengalirkan air langsung ke rumah-rumah penduduk.
“Untuk air bersih, ada program kita. Kalau di sini biasanya menggunakan sistem gravitasi, sumber air dari pegunungan kemudian dialirkan menggunakan pipa ke rumah-rumah warga,” jelasnya.
Guna merealisasikan fasilitas tersebut, pihak pemprov dijadwalkan turun ke lapangan untuk memetakan potensi titik air sebelum diproyeksikan masuk pada agenda pengerjaan tahun 2027.
“Kita nanti akan cek di lapangan di mana ada sumber air di gunung di sini. Kemudian akan kita rencanakan dan laksanakan pembangunannya. Mudah-mudahan pada 2027 kita bisa cek dan tindak lanjuti,” katanya.
Selanjutnya, terkait permohonan pembukaan akses jalan menuju Dusun Sahamin hingga Engkangin, Pemprov Kalbar akan mengevaluasi status jalurnya. Norsan mengutarakan bahwa jalur provinsi saat ini telah menjangkau wilayah Serimbu, sehingga opsi program jalan lingkungan akan diambil jika pengerjaan tidak dapat diteruskan melalui skema jalan provinsi.
“Nanti kita coba cek apakah bisa dilanjutkan sampai ke Engkangin. Kalau tidak, kita akan upayakan melalui program jalan lingkungan,” tuturnya.
Sementara itu, menanggapi permintaan Kepala Desa Jambu Tembawang mengenai penanganan jembatan gantung rusak yang sempat ditinjau Pj Gubernur sebelumnya, Norsan mengupayakan agar usulan tersebut masuk dalam penganggaran tahun 2027 setelah perancangan teknis rampung disusun.
“Untuk jembatan gantung Jambu Tembawang yang kemarin rusak, kita upayakan mudah-mudahan bisa dimasukkan pada 2027. Kita desain dulu gambarnya, kemudian bentangannya dan lebarnya. Kalau desainnya sudah siap dan dananya tersedia, akan kita sampaikan kepada Ibu Bupati,” ungkapnya.
Guna mempercepat realisasi proyek yang tidak tertampung dalam anggaran daerah, Norsan menegaskan siap mengoptimalkan pendanaan pusat seperti Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah maupun penyaluran aspirasi melalui Komisi V DPR RI.
“Kita berupaya semaksimal mungkin. Kalau tidak bisa masuk dalam program jalan provinsi, mungkin kita tempuh melalui Inpres Jalan Daerah. Biasanya kalau ingin lebih cepat, bisa juga diusulkan melalui anggota DPR RI,” katanya.
Ia menunjuk Ketua Komisi V DPR RI, Lazarus, sebagai figur yang dapat mengawal percepatan pembangunan infrastruktur di Kalbar. Pemprov Kalbar dipastikan bakal mengeluarkan rekomendasi resmi guna memperkuat usulan tersebut ke tingkat pusat.
“Nanti kami bantu. Kita buat rekomendasi dari gubernur, kemudian kita sampaikan kepada Komisi V DPR RI. Mudah-mudahan dengan rekomendasi dari Ibu Bupati juga, usulannya bisa lebih cepat diprioritaskan,” pungkasnya.
Melalui forum GMD ke-IV ini, Pemprov Kalbar bersama Pemkab Landak memantapkan koordinasi lintas sektor untuk menuntaskan pembangunan sarana dasar masyarakat di kawasan pedesaan secara bertahap.
#LpiNews #landakpusatinformasi


Post a Comment for "Jawab Aspirasi Warga Air Besar, Gubernur Ria Norsan Siapkan Pembangunan Akses Jalan, Air Bersih, hingga Jembatan di Landak"
Bagaimana Menurut Anda?